
Bojonggede – Pondok Pesantren Nurul Ilmi Bojonggede Bogor merayakan semarak Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-78 pada tanggal 17 Agustus 2023 dengan menggelar berbagai perlombaan seru diperuntukkan bagi santri putra maupun putri. Acara yang diadakan dalam rangka memperingati kemerdekaan negara Indonesia ini, dihadiri oleh para santri dan guru dengan penuh semangat.
Dalam perlombaan ini, para santriwan dan santriwati dari berbagai tingkatan diberikan kesempatan untuk menunjukkan bakat dan kreativitas mereka. Ada beragam lomba yang diadakan untuk santriwan dan santriwati. Perlombaan santriwan meliputi, lomba makan kerupuk, tiup bola, smash balon, panco Arab, eat bulaga, tiup maut, komok battle, dan karet melelet. Dan perlombaan satriwati meliputi, lomba estafet gelas, makan kerupuk, paku tenggelam, capit garuda, futsal sarung, ambil coin dalam tepung, balap sarung, ngelak air, rujak gula, dan catur.
Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Ilmi, KH. Faisal Muhammad Ali Nurdin Lc, MA. , mengungkapkan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan Indonesia serta meningkatkan rasa cinta tanah air di kalangan santri. Beliau berharap bahwa melalui perlombaan ini, para santri dapat belajar dan mengambil inspirasi dari perjuangan bangsa dalam meraih kemerdekaan. Beliau juga berpesan kepada santri “Jangan hanya pandai memakan jasa, tapi pandailah dalam mensyukuri jasa” ujarnya.
Para peserta perlombaan tidak hanya berkompetisi untuk meraih kemenangan, tetapi juga untuk memupuk jiwa solidaritas dan kerjasama antara putra dan putri pesantren. Setiap peserta menunjukkan dedikasi mereka dalam mengikuti berbagai cabang lomba, membangun ikatan yang lebih kuat di antara mereka.
Acara ini diakhiri dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang. Acara perlombaan di Pondok Pesantren Nurul Ilmi ini berhasil menciptakan suasana kebersamaan dan semangat nasionalisme di kalangan para santri. Diharapkan, semangat dan nilai-nilai positif yang diambil dari peringatan HUT RI ke-78 ini akan terus membekas dalam jiwa dan karakter generasi muda pesantren, menjadikan mereka sebagai penerus bangsa yang tangguh dan berdedikasi.








