معهد نورالعلم الإسلامي

Pondok Pesantren Nurul Ilmi. Bojonggede Bogor

(Islamic Boarding School)

Gepenta Bogor dan Kepolisian Republik Indonesia Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Kekerasan Fisik & Mental serta bahaya LGBT di Ponpes Nurul Ilmi Bojonggede Bogor

Bojonggede, 12 Agustus 2023 – Gepenta Bogor bekerja sama dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menggelar sosialisasi yang sangat penting di Pondok Pesantren Nurul Ilmi Bojonggede Bogor. Tepatnya di Aula Ponpes pada hari Sabtu, 12 Agustus 2023. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat pondok pesantren, terutama para santri, tentang bahaya narkoba dan kekerasan fisik & mental serta LGBT.

Dalam acara ini, Gepenta Bogor (yang dihadiri oleh ketua Gepenta Bogor, Bpk.Atu Karmana dan rekannya, Bpk.Heri Hutabara, S.H) dan tim dari Polri (dihadiri oleh Bpk.Ittu Sururuddin,S.H) bekerja sama untuk memberikan wawasan mendalam kepada para santri dan peserta sosialisasi lainnya tentang dampak negatif dari narkoba terhadap individu dan masyarakat secara umum. Selain itu, pentingnya mengenali tanda-tanda kekerasan fisik dan mental serta bagaimana mencegahnya juga menjadi fokus utama dalam penyuluhan ini.

Tak hanya itu, sosialisasi juga membahas isu LGBT dengan tujuan membantu peserta memahami keragaman orientasi seksual dan identitas gender. Tim penyuluhan memberikan informasi yang berfokus pada mengurangi stigma dan diskriminasi terhadap kelompok LGBT, sambil tetap mengedepankan nilai-nilai toleransi dan penghargaan terhadap hak asasi manusia.

KH.Faisal Muhammad Ali Nurdin, Lc.MA (Pengasuh Ponpes Nurul Ilmi Bojonggede Bogor) menyambut baik inisiatif dari Gepenta Bogor dan Polri dalam mengadakan acara sosialisasi ini. Beliau menyatakan pentingnya memberikan pengetahuan yang jelas kepada para santri tentang berbagai isu kontemporer, agar mereka mampu berpikir kritis dan membentuk pandangan yang seimbang.

Kombinasi materi yang disampaikan dalam acara ini diharapkan mampu memberikan wawasan komprehensif kepada hadirin, memungkinkan mereka untuk membuat keputusan yang bijaksana dan mendukung terciptanya masyarakat yang lebih inklusif, sadar narkoba, dan bebas kekerasan.

Sosialisasi ini diharapkan akan menjadi langkah awal yang efektif dalam membangun kesadaran kolektif dan meminimalisir dampak negatif dari narkoba serta kekerasan fisik dan mental serta LGBTdi kalangan para santri dan masyarakat umum. Semoga kerja sama antara Gepenta Bogor dan Polri semakin ditingkatkan demi terciptanya lingkungan yang aman, sehat, dan harmonis bagi generasi muda Indonesia. Aamiin.