معهد نورالعلم الإسلامي

Pondok Pesantren Nurul Ilmi. Bojonggede Bogor

(Islamic Boarding School)

EKONOMI MAKRO ISLAM

Ilmu Ekonomi Makro Islam adalah ilmu yang membahas permasalahan

kebijakan ekonomi secara makro, yaitu berupa pengelolaan dan pengendalian,

sesuai dengan ajaran agama Islam. Dalam membahas pandangan Ekonomi Islam,

terdapat satu titik awal yang harus kita perhatikan, yaitu :

ekonomi dalam islam itu sesungguhnya bermuara kepada akidah islam, yang bersumber dari syariatnya. Dan hal ini baru dari satu sisi. Sedangkan dari sisi lain yaitu Al-Qur’an dan Sunnah

Nabawiyah yang berbahasa Arab.

Untuk mewujudkan integritas sebagai muslim yang kaffah sehingga keislamannya tidak diragukan lagi. Mempelajari ekonomi syariah membuat anda sebagai mahasiswa muslim tak lagi bergelut pada ekonomi konvensional yang tidak mendasar pada ajaran agama Islam. Berikut penjelasan perbedaan antara Ekonomi Makro Islam dan Konvensional.

E. Perbedaan Ekonomi Makro Islam dengan Makro Konvensional

Dalam teori makro, kita menggolongkan orang-orang atau lembaga-lembaga yang Melakukan kegiatan ekonomi menjadi lima kelompok besar, yaitu :

  • Kegiatan Kelompok Rumah Tangga
  • Kegiatan Kelompok Perusahaan
  • Kegiatan Kelompok Pemerintah
  • Kegiatan Kelompok Negara-Negara Lain (Ekspor-Impor)
  • Kegiatan Kelompok Lembaga Keuangan

Jika ekonomi konvensional berprinsip pada konsep scarcity sedangkan ekonomi islam berprinsip pada Goal oriented diciplin. Konsep scarcity adalah konsep yang menekankan pada mempelajari perilaku manusia dalam menyikapi kelangkaan. Perbedaan yang paling menonjol antara keduanya yaitu, pada Ekonomi konvensional terdapat sistem bunga tetap dan bunga mengembang, sistem tersebut diterapkan pada semua pinjaman kepada nasabah, sedangkan dalam Ekonomi syariah tidak terdapat sistem tersebut.

by : Muhammad Dwiki Reza

(Mahasiswa STEI SEBI, Depok)