معهد نورالعلم الإسلامي

Pondok Pesantren Nurul Ilmi. Bojonggede Bogor

(Islamic Boarding School)

Kemenkes RI Kunjungi Ponpes Nurul Ilmi Bojonggede dalam Rangka pendampingan dan pengayaan Pedoman Program Pesantren Sehat

04/06/2025

Bojonggede – Pondok Pesantren Nurul Ilmi yang berlokasi di Bojong Baru, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, mendapat kunjungan kehormatan dari Tim Kerja Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada hari Rabu, 04 Juni 2025.

Kunjungan ini dilakukan sebagai bagian dari program pendampingan dan penyempurnaan Pedoman Pesantren Sehat, yang menjadi salah satu langkah strategis dalam implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024 tentang upaya kesehatan di satuan pendidikan, termasuk lembaga pesantren.

Tim dari Kementerian Kesehatan RI dipimpin oleh Ibu Dina Agoes Sulistiyani dari Direktorat Promosi Kesehatan dan Kesehatan Komunitas. Beliau hadir bersama sejumlah pihak terkait yakni, Ibu Junaidah dan Bapak Asep NS dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, serta perwakilan dari Puskesmas Kecamatan Bojonggede seperti Bpk. dr. Unang Wahyudin, juga didukung pula oleh tim promosi kesehatan dan pendamping UKS/M wilayah setempat.

Kedatangan rombongan Kemenkes disambut langsung oleh Pengasuh Ponpes Nurul Ilmi, KH. Faisal Muhammad Ali Nurdin, Lc., MA., dan Hj. Tuti Dahlia, S.Pd.I. Turut mendampingi dalam penyambutan tersebut Kepala Yayasan Pendidikan Islam dan Sosial, Ustaz Bahrul Ulum, S.Pd., beserta jajaran dewan guru serta sejumlah santriwan santriwati pengurus pondok.

Dalam forum dialog yang berlangsung hangat, KH. Faisal Muhammad Ali Nurdin Lc.,MA menegaskan bahwa Pesantren Nurul Ilmi menjadikan aspek kesehatan sebagai bagian penting dari sistem pembinaan santri, dan menyampaikan apresiasi atas kunjungan ini serta menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan tenaga kesehatan.

Harapannya, sinergi ini dapat menciptakan lingkungan pesantren yang bersih, sehat, dan mampu membentuk generasi santri yang unggul.

Selama kunjungan, Tim Kemenkes bersama Dinas Kesehatan melakukan observasi lapangan terhadap sarana kesehatan dan kebersihan di lingkungan pesantren. Mereka juga berdialog langsung dengan para ustadz, ustazah, dan beberapa pengurus santriwan santriwati untuk menggali praktik-praktik baik serta tantangan yang dihadapi dalam penerapan program kesehatan di pesantren. Hasil dari kegiatan ini diharapkan menjadi masukan berharga dalam penyusunan dan pengayaan Pedoman Pesantren Sehat.

Kegiatan ini juga menegaskan pentingnya kerja sama antara lembaga pendidikan berbasis keagamaan, fasilitas layanan kesehatan seperti puskesmas, dan instansi pemerintah, dalam mendorong terwujudnya sistem kesehatan terpadu di lingkungan pesantren. Dengan sistem kesehatan internal dan dalam penanganan terkait kesehatan para warga pesantren yang telah diterapkan, Ponpes Nurul Ilmi Bojonggede tampil sebagai contoh inspiratif bagi pesantren lain.

Melalui langkah nyata ini, Pesantren Nurul Ilmi menunjukkan bahwa penguatan sektor kesehatan di lingkungan pesantren tidak hanya mungkin dilakukan, tetapi juga sangat penting. Dengan komitmen dan kolaborasi yang kuat, pesantren dapat menjadi pilar utama dalam pembinaan generasi muda yang sehat, tangguh, dan siap menghadapi tantangan zaman.