معهد نورالعلم الإسلامي

Pondok Pesantren Nurul Ilmi. Bojonggede Bogor

(Islamic Boarding School)

MAKNA KATA LITERASI DAN PENERAPANNYA

I. Pengertian “Literasi” Secara Rinci dan Benar

1. Makna bahasa (etimologis)

Kata literasi berasal dari bahasa Latin littera yang berarti huruf. Makna awalnya adalah kemampuan membaca dan menulis.

2. Makna istilah (terminologis – modern)

Dalam pengertian kontemporer, literasi berarti:

Kemampuan untuk mengakses, memahami, mengolah, mengevaluasi, dan menggunakan informasi secara kritis, sadar, dan bertanggung jawab dalam berbagai konteks kehidupan.

Jadi, literasi mencakup:

  • Pemahaman makna, penalaran dan analisis
  • Kemampuan berpikir kritis
  • Penerapan nilai dan informasi dalam tindakan nyata

3. Hakikat literasi

Seseorang disebut literat bukan karena ia bisa membaca teks, tetapi karena:

  • Mengerti isi dan tujuan teks
  • Mampu menilai kebenaran dan manfaatnya
  • Mampu mengamalkannya secara tepat

II. Contoh Penerapan Literasi dalam Kehidupan Sehari-hari

  • 1. Literasi baca-tulis
    • Membaca berita lalu memahami konteks, bukan hanya judul
    • Menulis pesan atau laporan dengan bahasa yang jelas dan bertanggung jawab
    • Contoh: Membaca kitab atau buku, lalu mengambil kesimpulan dan pelajaran, bukan sekadar melafalkan isinya.
  • 2. Literasi informasi
    • Menyaring berita hoaks
    • Mengecek sumber dan kredibilitas penulis
    • Contoh: Tidak langsung menyebarkan berita agama atau politik sebelum tabayyun.
  • 3. Literasi digital
    • Menggunakan media sosial secara etis
    • Menghindari ujaran kebencian dan fitnah.
    • Contoh: Menggunakan internet untuk belajar dan dakwah, bukan provokasi.
  • 4. Literasi finansial dan numerasi
    • Mengatur keuangan dengan bijak
    • Memahami angka, data, dan perhitungan
    • Contoh: Mengelola keuangan keluarga agar tidak boros dan terjerat utang.

III. Perbedaan Sekedar Bisa Membaca dengan Literasi

AspekSekedar Bisa MembacaLiterasi
FokusHuruf dan teksMakna, konteks, dan penerapan
PemahamanDangkalMendalam dan kritis
SikapPasifAktif dan reflektif
DampakTerbatasMengubah cara berpikir dan bertindak

Contoh nyata:

  • Bisa membaca: Membaca ayat Al-Qur’an tanpa memahami maknanya.
  • Literasi: Membaca ayat, memahami tafsirnya, lalu mengamalkannya.

IV. Literasi dalam Perspektif Islam (Al-Qur’an dan Sunnah)

1. Literasi dalam Al-Qur’an

a. Perintah membaca dan belajar

﴿اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ﴾

“Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan.”

(QS. Al-‘Alaq: 1)

➡ Ayat pertama yang turun menegaskan bahwa membaca, memahami, dan belajar adalah fondasi peradaban Islam.

b. Membaca dengan pemahaman dan kesadaran, Firman Allah swt:

﴿أَفَلَا يَتَدَبَّرُونَ الْقُرْآنَ﴾

“Maka apakah mereka tidak mentadabburi Al-Qur’an?”

(QS. An-Nisā’: 82)

➡ Islam tidak mengajarkan membaca tanpa berpikir, tetapi tadabbur (literasi makna).

c. Literasi sebagai jalan ilmu, Firman Allah swt:

﴿قُلْ هَلْ يَسْتَوِي الَّذِينَ يَعْلَمُونَ وَالَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ﴾

“Katakanlah: Apakah sama orang-orang yang berilmu dengan yang tidak berilmu?”

(QS. Az-Zumar: 9)

2. Literasi dalam Sunnah Nabi ﷺ

Rasulullah ﷺ bersabda:

طلب العلم فريضة على كل مسلم

“Menuntut ilmu adalah kewajiban atas setiap Muslim.”

(HR. Ibnu Mājah)

➡ Menuntut ilmu mencakup membaca, memahami, mengkritisi, dan mengamalkan — inilah inti literasi Islam.

3. Tradisi literasi dalam peradaban Islam:

  • Wahyu ditulis dan dikodifikasi
  • Lahir ulama ahli tafsir, hadits, fiqh, dan sains
  • Perpustakaan dan madrasah berkembang pesat
  • ➡ Islam adalah agama ilmu dan literasi, bukan sekadar ritual.

V. Peran Literasi dalam Pendidikan dan Dakwah Islam

1. Dalam pendidikan:

  • Membentuk pola pikir kritis dan berakhlak
  • Menghindarkan hafalan kosong tanpa pemahaman
  • Menjadikan ilmu sebagai cahaya kehidupan.

2. Dalam dakwah:

  • Dakwah berbasis ilmu, bukan emosi
  • Menyampaikan ajaran dengan dalil dan hikmah
  • Menjawab persoalan umat secara argumentatif dan bijak

﴿ادْعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ﴾

“Serulah ke jalan Tuhanmu dengan hikmah.”

(QS. An-Nahl: 125)

➡ Hikmah lahir dari literasi yang kuat.


VI. Kesimpulan

Literasi adalah kemampuan memahami, menilai, dan mengamalkan ilmu secara sadar dan bertanggung jawab. Dalam Islam, literasi merupakan pondasi iman, ilmu, pendidikan, dan dakwah, serta kunci kemajuan umat.