معهد نورالعلم الإسلامي

Pondok Pesantren Nurul Ilmi. Bojonggede Bogor

(Islamic Boarding School)

Haflah At-Takhorruj Angkatan VIII Ponpes Nurul Ilmi Bojonggede Bogor

Bojonggede, Bogor – Pondok Pesantren Nurul Ilmi Bojonggede Bogor sukses menyelenggarakan kegiatan Haflah At-Takhorruj / Pelepasan Santri akhir sanah Angkatan VIII pada hari Sabtu, 16 Mei 2026, bertempat di Ruangan Semi Indoor Sport Centre Nurul Ilmi. Acara ini menjadi momentum yang istimewa sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan para santri yang telah menyelesaikan masa pendidikan mereka di Pondok Pesantren Nurul Ilmi.

Kegiatan dibuka dengan penampilan shalawat yang diiringi hadroh, menghadirkan suasana religius yang menghangatkan suasana acara. dilanjutkan dengan lantunan pembacaan ayat suci al quran yang dibawakan santri wisudawan Mumtaz Ridho yang berhasil menambah kekhidmatan.

Memasuki rangkaian inti, acara dilanjutkan dengan sambutan-sambutan dari berbagai pihak. Sambutan pertama disampaikan oleh perwakilan wisudawan Angkatan VIII, Ghazi Hervanda Tamadyan, yang menyampaikan rasa syukur, dan terima kasih kepada para asatidz.

Sambutan kedua diberikan oleh wali santri, Bapak Dr. Achmad Nasihi MT M.Pd selaku orang tua dari Ghazi Hervanda Tamadyan. Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan apresiasi mendalam kepada Pondok Pesantren Nurul Ilmi atas dedikasi dalam membimbing para santri tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan akhlak.

Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Bapak Zainuddin, S.Ag, M.Pd selaku Pengawas Kementerian Agama Kabupaten Bogor. Beliau menekankan pentingnya peran pesantren sebagai benteng moral dan pusat lahirnya generasi berilmu serta berakhlakul karimah.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Buya H. Idrianto Faishal, MA., selaku Koordinator Akademik dan Kepesantrenan Nurul Ilmi. Beliau memberikan pesan mendalam kepada para wisudawan agar ilmu yang telah diperoleh selama di pesantren dapat diamalkan, dijaga, dan menjadi bekal pengabdian di tengah masyarakat.

Acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi wisuda serta pemberian penghargaan kepada santri wisudawan dan wisudawati berprestasi. Adapun penerima penghargaan akademik terbaik adalah:

  • Peringkat 1 – Predikat Mumtaz: Ghazi Hervanda Tamadyan
  • Peringkat 2 – Predikat Mumtaz: Widad Tamam Al Wafi
  • Peringkat 3 – Predikat Mumtazah: Linggar Suri Rarasati

Selain itu, penghargaan khusus juga diberikan kepada santri yang berhasil menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Qur’an, yaitu:

  • Widad Tamam Al Wafi
  • Linggar Suri Rarasati

Prestasi ini menjadi kebanggaan besar bagi keluarga besar Pondok Pesantren Nurul Ilmi sekaligus inspirasi bagi seluruh santri untuk terus meningkatkan semangat dalam menghafal dan memahami Al-Qur’an.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan sesi mau’idzah hasanah yang disampaikan oleh Assoc. Prof. Dr. KH. M Ilyas Marwal, Lc, MA, DESA., selaku Ketua Umum PK Tren Indonesia dan Pengasuh PPQS Nurani. Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan pentingnya menjaga ilmu, akhlak, dan adab setelah lulus dari pesantren.

Kemudian, tausiyah juga disampaikan oleh KH Faisal Muhammad Ali Nurdin, Lc., M.A., selaku Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Ilmi Bojonggede Bogor. Beliau berpesan kepada para wisudawan agar terus menjaga identitas sebagai santri, menjadi pribadi yang bermanfaat, dan siap menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.

Menjelang penutupan, acara diakhiri dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh wali santri dari Widad Tamam Al Wafi, memohon keberkahan ilmu, keselamatan, dan kesuksesan bagi seluruh wisudawan.

Sebagai penutup, seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara wisudawan, wali santri, asatidz, serta tamu undangan.

Haflah At-Takhorruj Angkatan VIII ini bukan sekadar seremoni kelulusan, tetapi juga menjadi tonggak awal perjalanan baru bagi para santri untuk terus melangkah, mengabdi, dan membawa nilai-nilai pesantren di tengah masyarakat. Semoga seluruh wisudawan dan wisudawati Angkatan VIII Pondok Pesantren Nurul Ilmi senantiasa diberikan keberkahan ilmu dan kesuksesan dalam setiap langkahnya.